Ransomware Serang PDN: Pentingnya Proteksi Windows Defender yang Kuat

Ransomware Serang PDN: Pentingnya Proteksi Windows Defender yang Kuat

Peringatan ransomware merah pada layar komputer, dikelilingi kode digital buram, menggambarkan ancaman siber
Peringatan ransomware merah pada layar komputer, dikelilingi kode digital buram, menggambarkan ancaman siber

Serangan siber menjadi ancaman yang semakin nyata bagi berbagai sektor di Indonesia. Salah satu serangan terbaru yang mengguncang adalah insiden ransomware yang menargetkan Pusat Data Nasional (PDN). Serangan ini dimulai dengan peretasan terhadap Windows Defender, alat keamanan bawaan Windows yang seharusnya menjadi garis pertahanan pertama. Artikel ini akan membahas kronologi serangan, dampaknya, dan pentingnya memperkuat proteksi Windows Defender untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Kronologi Serangan Ransomware di PDN

Menurut informasi berita dari tekno kompas, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkap bahwa serangan ransomware terhadap PDN dimulai dengan celah keamanan pada Windows Defender. Peretas berhasil mengeksploitasi kelemahan ini untuk mendapatkan akses awal ke sistem. Setelah itu, mereka dengan cepat menyebarkan ransomware yang mengenkripsi data di server PDN, mengakibatkan gangguan besar pada layanan publik yang bergantung pada data tersebut.

Dalam insiden ini, pelaku serangan menggunakan taktik yang dikenal sebagai "living off the land" (LotL), di mana mereka memanfaatkan alat dan skrip bawaan sistem untuk menghindari deteksi. Dengan mengendalikan Windows Defender, peretas bisa menonaktifkan fitur-fitur keamanan lain dan menjalankan ransomware tanpa terdeteksi.

Dampak Serangan Ransomware

Serangan ini memiliki dampak signifikan, baik dari segi operasional maupun reputasi. Layanan yang bergantung pada data dari PDN mengalami gangguan, menyebabkan keterlambatan dan masalah bagi banyak instansi pemerintah dan publik. Selain itu, kepercayaan terhadap kemampuan pemerintah dalam melindungi data vital juga mengalami penurunan.

Secara finansial, biaya yang harus dikeluarkan untuk memulihkan data yang terenkripsi dan memperbaiki sistem yang terinfeksi sangat besar. Hal ini termasuk biaya untuk mengganti perangkat keras yang terinfeksi, mengembalikan data dari backup, dan meningkatkan sistem keamanan agar lebih tahan terhadap serangan di masa depan.

Pentingnya Proteksi Windows Defender yang Kuat

Windows Defender adalah salah satu komponen keamanan terpenting dalam sistem operasi Windows. Sebagai solusi antivirus dan anti-malware bawaan, Windows Defender memainkan peran krusial dalam mendeteksi dan mencegah ancaman siber. Oleh karena itu, menjaga Windows Defender agar selalu dalam kondisi optimal adalah langkah penting untuk melindungi sistem dari serangan seperti ransomware.

Pembaruan Rutin dan Peningkatan Keamanan

Salah satu langkah paling dasar namun sangat penting adalah memastikan bahwa Windows Defender selalu diperbarui. Pembaruan rutin tidak hanya menambahkan fitur baru tetapi juga memperbaiki kerentanan keamanan yang telah ditemukan. Dengan memperbarui Windows Defender secara berkala, kita dapat memastikan bahwa perlindungan yang diberikan selalu mengikuti perkembangan ancaman terbaru.

Konfigurasi Keamanan yang Tepat

Konfigurasi Windows Defender juga memainkan peran penting dalam tingkat keamanan yang diberikan. Beberapa pengaturan yang bisa ditingkatkan antara lain:

  • Aktifkan Real-time Protection: Fitur ini memastikan bahwa Windows Defender memantau aktivitas di komputer secara terus-menerus dan segera menghentikan ancaman yang terdeteksi.
  • Cloud-delivered Protection: Dengan mengaktifkan fitur ini, Windows Defender dapat menggunakan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin dari cloud untuk mendeteksi ancaman baru dengan lebih cepat dan akurat.
  • Controlled Folder Access: Fitur ini melindungi folder penting dari akses tidak sah oleh aplikasi yang tidak dipercaya, mencegah ransomware mengenkripsi file-file penting.

Pemantauan dan Respon Insiden

Selain konfigurasi dan pembaruan, pemantauan aktif terhadap aktivitas sistem juga sangat penting. Menggunakan alat-alat pemantauan dan log aktivitas, administrator IT dapat mendeteksi aktivitas mencurigakan lebih awal dan merespons dengan cepat sebelum serangan ransomware menyebar luas.

Baca juga: Cara Meningkatkan Keamanan Data Pribadi

Serangan ransomware di PDN menyoroti pentingnya proteksi yang kuat terhadap alat-alat keamanan bawaan seperti Windows Defender. Dengan melakukan pembaruan rutin, mengkonfigurasi pengaturan keamanan dengan tepat, dan melakukan pemantauan aktif, risiko serangan siber dapat diminimalkan. BSSN dan instansi lainnya harus mengambil langkah proaktif untuk memastikan bahwa insiden serupa tidak terjadi di masa depan, menjaga integritas dan kepercayaan terhadap sistem keamanan nasional.

Membersihkan Virus FullHouse

Membersihkan Virus FullHouse

Tidak seperti kebanyakan virus lokal yang sibuk menggunakan artis Indonesia sebagai sarana rekayasa sosial guna mengelabui calon korbannya agar menjalankan file virus, virus yang satu ini justru terinspirasi oleh film seri Korea FullHouse. Dan sebagai informasi Han Ji Eun bukan saudaranya Dong Yang (merek eskalator) melainkan pemeran utama dalam seri tersebut, kalau film Fullhouse di ibaratkan flim Transformer ... kira-kira Han Ji Eun ini seperti peran Optimus Prime. Ciri khas virus ini adalah membuat satu drive tambahan dengan nama FullHouse Drive, apakah pembuat virus ini memiliki tujuan untuk membantu mempopulerkan film FullHouse di Indonesia, yang jelas tindakan ini termasuk ke dalam tindakan kurang bertanggung jawab dan tidak layak di tiru. Jika anda memiliki kemampuan programming yang tinggi, Vaksincom menyarankan anda untuk menjaga integritas anda, karena meskipun anda programmer yang sangat hebat dengan integritas yang diragukan akan sulit sekali mencari kerja karena integritas merupakan harga mati di dunia kerja.

Meskipun FullHouse bukan tergolong virus baru di Indonesia namun tak bisa disangkal kalau penyebaran virus ini cukup luas, menurut pantauan Vaksincom, Fullhouse ikut berperan meningkatkan infeksi virus keluarga Autorun yang sampai 19 Agustus 2009 menurut catatan Vaksincom mencapai lebih dari 1.000 insiden di seluruh Indonesia. Virus ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic yang dalam melakukan aksinya akan membuat drive tersendiri pada Desktop, My computer dan Control Panel yang jika di buka akan menampilkan gambar “Han Ji Eun” artis cantik dalam serial Full House.
Salah satu antivirus yang mendeteksi virus FullHouse adalah Norman Security Suite.
Norman Security Suite mendeteksi virus FullHouse sebagai AutoRun.GUB


FullHouse memiliki ciri diantaranya sebagai berikut :
  1. Mempunyai ukuran file sebesar “168 kb” dengan “Date Modified” 07-08-2009
  2. Tipe file “File Folder” yang sebenarnya adalah “Application” dengan teknik memanipulasi registri
  3. Berekstensi file “.exe” yang tidak terlihat karena virus ini menambahkan string “NeverShowExt” pada registry sehingga extesions file tidak ditampilkan
  4. Menggunakan icon folder
  5. Membuat drive tambahan dengan nama “FullHouse Drive” pada Desktop, My Computer dan Contol panel
  6. Jika drive tersebut di klik akan menampilkan foto artis cantik pemeran dalam serial Fullhouse


Teknik Infeksi
  1. Jika file virus berhasil aktif maka akan membuat file induk pada direktori C:\RECYCLER
  2. Menyembunyikan folder pada setiap Removable Disk (flashdisk, hdd external, etc.) virus ini membuat duplikat folder sesuai dengan nama folder yang telah disembunyikannya dengan tujuan mengelabuhi user agar mengaktifkan virus
Teknik Pertahanan
  1. Agar tetap dapat berjalan di proses tanpa diketahui korbannya virus ini memblok Regedit dan Task Manager dengan teknik yang cukup unik yaitu menjalankan kedua aplikasi ini terlebih dahulu di background sehingga jika user membuka fungsi tersebut akan muncul pesan error
  2. Untuk dapat berjalan otomatis pada saat komputer dihidupkan, virus menyisipkan string pada registri sehingga akan langsung aktif ketika masuk windows
    • HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run, Task Manager
    • HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Run, Manager Task
String registry tersebut memanggil file induk yang berada pada direktori
  • C:\RECYCLER\S-1-5-21-1202660629-412668190-725345543-500\smss.exe
Teknik Penyebaran virus
  • Membuat duplikat file virus pada media removable disk (flashdisk, external disk) dengan menyembunyikan (hidden) folder asli dan menggantinya dengan file virus yang memiliki icon folder sehingga user akan mengira membuka folder tetapi sebenarnya mengaktifkan file virus.
Cara Mengatasi Virus
  1. Scan file virus yang berada pada direktori C:\RECYCLER dengan antivirus yang sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik. Vaksincom menggunakan Norman Security Suite
  2. Setelah selesai scan terdapat file virus dengan status file delete (defered) artinya file akan di hapus ketika windows restart
  3. Klik tombol Clean lalu Close pada saat itu juga Norman Security Suite akan meminta komputer untuk restart
  4. Untuk menormalkan kembali registri yang telah dibuat oleh virus buka Notepad lalu copy script di bawah ini :
  5. [Version] Signature="$Chicago$" Provider=Vaksincom Oyee [DefaultInstall] AddReg=UnhookRegKey DelReg=del [UnhookRegKey] HKCR, batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*" HKCR, comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*" HKCR, exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*" HKCR, piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*" HKCR, lnkfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*" HKCR, scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*" HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,""%1"" HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,,,"Application" HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*" HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1"" [del] HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run, Task Manager HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Run, Manager Task HKCR, exefile, NeverShowExt HKCR, CLSID\{10020D75-0000-0000-C000-000000000000} HKLM, SOFTWARE\Classes\CLSID\{10020D75-0000-0000-C000-000000000000}
  6. Simpan dengan nama “repair.inf” pilih Save As Type menjadi All Files
  7. Jalankan repair.inf dengan klik kanan kemudian pilih install
  8. Hapus file yang dibuat oleh virus dengan ciri berikut
    • Ukuran 168 kb
    • Extension “exe”
    • Type file “application”
  9. Untuk mempermudah proses pencarian file virus gunakan "Search Windows" dengan filter file *.exe yang mempunyai ukuran 168 KB dan date modified pertanggal 7/8/2008
  10. Selanjutnya hapus “FullHouse Drive” pada Desktop, My Computer dan Contol Panel
Recovery Folder pada Flash Disk yang telah di Hidden
Untuk menampilkan kembali folder yang disembunyikan pada flashdisk. Gunakan perintah “ATTRIB” pada command prompt.
  1. Klik “Start”
  2. Klik “Run”
  3. Ketik “CMD”, kemudian tekan tombol “Enter”
  4. Pindahkan posisi directori ke drive Flash Disk, misalkan E maka ketik perintah E: lalu tekan “enter”
  5. Kemudian ketik perintah ATTRIB –s –h –r /s /d kemudian tekan tombol “enter




Sumber : Vaksin
Cara Mengetahui Jenis Motherboard

Cara Mengetahui Jenis Motherboard

Bagi rekan-rekan yang pingin instal Windows di komputer dan gak punya cd Motherboardnya atau hanya kepingin ingin tahu spesifikasi komputer kita, gak usah bingung dan pusing utuk mencari driver devicenya.
Dengan software Everest versi 4.6 kita dapat mendeteksi berbagai komponen komputer baik hardware maupun softwarenya dan juga kita lebih mudah untuk update drivernya.

Saat ini software Everest sudah megeluarkan versi 5.02,tetapi versi 4.6 mempunyai fitur yang cukup dan bermanfaat. Nah berikut ini beberapa fitur software Everest :

* Hardware Information, mencakup Motherboard & CPU, Video Adapter & Monitor, Storage Devices, Network adapters, multimedia, input devices dan hardware lainnya.
* Software Information, seperti Sistem Operasi, Server & Display, Networking, juga program yang di install di komputer.
* Security, mencakup informasi Windows Security dan security applications (firewall, anti-spyware, antivirus dan database virusnya)
* Diagnostics, mencakup System Stability Test, CPUID Panel, Hardware monitoring ( sensor suhu CPU, Motherboard, HDD dan lainnya), SPU dan FPU Benchmark, Memory Benchmark, Disk Benchmark
* Reporting, Report wizard, Report format dalam text, HTML atau MHTML yang cocok untuk di cetak.

Meskipun begitu software ini mengharuskan kita untuk membeli untuk mendapatkan kode registrasinya,nah untuk itu berikut ini beberapa tips untuk mendapatkan kode registrasi resmi tanpa crack atau keygen.

Berikut caranya :

  1. Buka alamat URL ini : http://www.pro.de/aktion/com/everest ( copy link ini dan paste di URL web browser )
  2. Isi di form yang tersedia ( Herr=Mr, Frau=Mrs, Vorname = First Name, Nachname= Last Name, bagian terakhir isikan email kita )
  3. Setelah lengkap, klik Senden
  4. Cek email kita beberapa menit kemudian, cari email dari pro.de dan selanjutnya klik salah satu link konfirmasi yang dikirimkan.
Setelah itu, kode registrasi seharusnya akan dikirimkan ke email kita (proses ini mungkin memerlukan waktu agak lama, ketika saya mendaftar, kode registrasi baru dikirimkan sekitar 1 jam kemudian )
Jika setelah satu jam belum terkirim, coba di cek di spam/bulk

Untuk mendownload Everest Ultimate Edition 4.6 dari link berikut :
http://www.lavalys.com:8081/everestultimate460.exe ( copy link ini dan paste di alamat URL website), setelah itu install dan memasukkan kode registrasi yang didapatkan lewat email untuk mengaktifkan Everest Ultimate Edition 4.6. Kode registrasi bisa dimasukkan melalui menu Help > Enter Product Key…

Promosi seperti ini bisa berakhir kapan saja, sehingga sebaiknya cepat-cepat registrasi jika tidak ingin ketinggalan.
Membasmi Virus Shortcut

Membasmi Virus Shortcut

Kemarin sewaktu scan hardisk-ku pakai antivirus Avira 9 ternyata ada file yang terdeteksi sebagai virus yakni autorun.inf, Microsoft.inf dan Thumb.db,Virus tersebut membuat duplikasi di setiap folder dengan type shortcut. Kemudian setelah itu aku hapus/delete aja, ya saat itu mungkin menurutku udah beres tapi dan tapi Saat membuka file dalam salah satu folder ternyata telah muncul file-file virus tersebut (autorun.inf, Microsoft.inf dan Thumb.db), kesimpulannya Komputer saya telah terserang virus varian Pif/Starter. Nah akhirnya cari-cari di google gimana cara membasmi virus ini akhirnya ketemu juga, nah buat teman-teman yang mungkin terkena virus seperti ini berikut caranya :

1.Matikan dulu System Restore. Caranya klik kanan My Computer,Properties,Pilih Tab System Restore lalu centang kotak Turn off System Restore all drive.

2.Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.

3.Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus menhapus atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.
Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.

4.Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya

5.Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.

6.Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.
Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.

7.Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

Klik kanan repair.inf
Klik Install

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer

Slesai
Anti Virus Free

Anti Virus Free

begitu banyak sekali antivirus di dunia ini tetapi tidak semuanya free atau gratis nah berikut ini beberapa anti virus free buatan dari luar negeri maupun dalm negeri :
  1. Dari Luar Negeri
avast! antivirus v4.8
untuk mendapatkan key atau serial number kita harus register dulu lalu mengisi alamat email untuk selanjutnya akan diberikan serial numberNya dan ini tanpa perlu membayar
http://www.avast.com/eng/avast_4_home.html

Avira AntiVir Personal - FREE Antivirus
nah untuk yang ini kita gak perlu register untuk mendownload dan sekarang avira telah mengeluarkan avira meluncurkan versi avira antivir 9 nah berikut ini link versi lainnya http://www.free-av.com/en/download/1/avira_antivir_personal__free_antivirus.html

AVG Antivirus
Untuk yang ini semuanya pasti uda tau
http://free.avg.com/download-avg-anti-virus-free-edition

ClamAV
untuk yang satu ini sebetulnya hanya ada linux tapi beberapa tahun yang lalu anti virus ini di buat untuk windows
http://www.clamav.net/download/

Comodo Antivirus
Aku gaktau kenapa diberi nama Comodo,mungkin asal pembuatnya dari pulau komodo Maybe yes maybe no
http://antivirus.comodo.com/download.html

2.Dari Dalam Negeri

Ansav
http://www.ansav.com/

AVIGen AntiVirus 2008 3.0 Beta
http://www.softpedia.com/get/Antivirus/AVIGen-AntiVirus.shtml

The Killer Machine

Salah satu antivirus lokal dengan kemampuan yang bisa diandalkan, dapat menghapus hampir semua virus lokal yang beredar serta semua file yang dicurigai sebagai virus. menghentikan process virus yang sedang berjalan, dan merubah logo dan register di properties system
http://www.indowebster.com/TheKillerMachinezip.html

Smada Antivirus (SmadAV)
Kalo yang ini berasal dari kalimantan
http://www.smadav.net/

Wedash Anti Virus (WAV) 2005
http://virologi.info/virologist/modules/mydownloads/visit.php?cid=2&lid=1

CompactbyteAV
http://www.compactbyte.com/cav/index.php
Software free pengganti atau alternatif Windows

Software free pengganti atau alternatif Windows

Artikel ini saya buat untuk membantu mengurangi pembajakan software , mudah-mudahan saja bermanfaat dan membuka wawasan bahwa di OS Windows pun masih ada software alternative yang free yang bisa kita gunakan.Yang di perlukan disini hanya kita membutuhkan Windows yang asli tentunya, setelah saya perhatikan masih banyak yang membeli Windows asli namun software lain yang digunakan masih bajakan.Berikut ini beberapa softwarenya :

1. Office Software
- Untuk yang terbiasa dengan MS. Office bisa menggunakan OpenOffice for Windows gratis dari SUN Microsystem, bisa di unduh disini : http://download.openoffice.org/other.html#en-US
Untuk tingkat compatible sudah mencapai 90% dari MS.Office. Bahkan sudah langsung bisa save ke format pdf.

2. PDF Reader
- Untuk membaca PDF bisa dengan Adobe Acrobat Reader. Free untuk di download. silahkan download dari sini : http://www.adobe.com/products/acrobat/readstep2_allversions.html

3. PDF Writer
- Bagi anda yang sering membuat file PDF dapat juga menggunakan PDFCute dari : http://www.cutepdf.com/ Free untuk digunakan.

4. Compression File and Folder
Jangan takut untuk kehilangan Winzip dan Winrar. Kini ada IZArc, Free Software untuk membuka dan mengkompres file atau forder dan mendukung semua jenis kompresi file mulai dari zip, rar, 7zip, cab, dll.bahkan merubah arsip file nrg(milik nero) menjadi iso atau sebaliknya Bisa di download dari sini :
http://www.izarc.org/download.html

5. Messenger / Chatting
- Selain Yahoo Messenger kita dapat menggunakan Pidgin sebagai sarana chatting, bahkan mendukung multiprotocol chatting. Dapat di download dari sini : http://www.pidgin.im/download/

6. Image Editing
- Bagi pecinta photoshop, anda dapat menggunakan Software free yaitu Gimp Image Editor, dapat dicoba dengan men-download dari sini : http://www.gimp.org/windows/

7. Web Editing GUI
- Untuk para pengembang web terutama web programming dan web design tentunya sudah familiar dengan Macromedia Dreamweaver maupun MS.Frontpages. Ada altenative penggantinya yaitu Kompozer. Web Editor sederhana yang sudah mirip dengan MS.Frontpages. Cocok sekali untuk pemula. Dapat di download di sini : http://www.kompozer.net/download.php

8. Mail Client
- Email juga punya pilihan software, seperti ThunderBird dari Mozilla Corp. Mail Client handal dengan anti spam yang sudah include didalamnya. Bagi pengguna Outlook Express pasti akan langsung familiar dengan mail client ini.

9. Diagram Software
- Untuk pengganti membuat diagram dengan MS.Visio dapat menggunakan Software Free yaitu “Dia”. Cukup lengkap untuk membuat diagram apapun, dapat dicoba dengan mendownload dari sini :
Download DIA
- Namun software ini tidak dapat membuka file milik MS.Visio, tapi jangan takut karena pihak Microsoft pun menyediakan viewer untuk visio ini :
Untuk Visio 2003
dan
Untuk Visio 2007
Mencegah virus menular melalui Flashdisk

Mencegah virus menular melalui Flashdisk

Dengan penggunaan flashdisk yang sudah umum dimana-mana, menjadi salah satu sebab menjamurnya virus, terutama virus lokal.Sampai saat ini, saya sering sekali melihat hampir setiap komputer/laptop teman-teman di Universitas terkena virus, yang terkadang mereka tidak menyadari. Selain Antivirus yang seharusnya senantiasa diupdate minimal seminggu sekali, sebenarnya ada tips yang sangat bermanfaat untuk mencegah menularnya virus dari media seperti flashdisk tanpa kita sadari.

Berikut langkah-langkahnya :
Buka Registry Editor, dengan cara klik Start Menu > Run dan ketik regedit dan klik OK

Cari Lokasi :
KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat key baru ( Klik kanan > New > DWORD Value ) beri nama : NoDriveAutoRun
Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai 67108863

Jika diperlukan, dapat juga menambahkan nilai yang sama di :
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Restart Komputer

Dengan penambahan setting ini, maka ketika kita memasang flashdisk, windows tidak akan otomatis menjalankan program autorun yang ada di flashdisk.
test anti virus

test anti virus

Apakah anda memasang antivirus di komputer (windows)? Jika iya, bagaimana jika kita ingin mengetes kinerja antivirus tersebut ? Bisa saja menggunakan virus sungguhan, tetapi sangat beresiko. Bagaimana jika anti virus tidak mendeteksi ? Virus malah akan menyebar di komputer. Berikut test standard antivirus yang dapat dilakukan dengan mudah untuk mengetahui kinerja featureresident shield feature antivirus yang melakukan monitor secara real time terhadap kerja suatu program/process).
Test ini disediakan oleh EICARSebuah organisasi security Ahli di Eropa. Test ini didistribusikan sebagai “EICAR Standard Anti-Virus Test File”. File ini aman, karena bukan sebuah virus, dan tidak menyertakan sedikitpun code yang membahayakan. Anti-virus akan mengenali sebagai “EICAR-AV-Test” atau sejenis itu.
Berikut caranya :
Buka NotepadKetikkan atau paste text berikut :

X5O!P%@AP[4\PZX54(P^)7CC)7}$EICAR-STANDARD-ANTIVIRUS-TEST-FILE!$H+H*

Simpan dengan ekstensi .com. Misalnya “Eicar.com” ( Ketika menyimpan pilih bagian “Save as type” dengan “All Files”, kemudian di notepad, simpan dengan tanpa tanda petik, misalnya “EICAR.COM” ).Jika anti-virus berjalan baik, maka sebelum file dijalankan pun antivirus akan mengenali. Jika tidak, maka jalankan file tersebut dengan double click atau melalui DOS PromptDi komputer, saya gunakan antivirus (Avira Antivir) mendeteksi dengan baik.
Berikut tampilan ketika mendeteksi :